You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Tol
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Ahok Minta Enam Ruas Tol Dibangun Serentak

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memastikan akan membangun enam ruas tol dalam kota. Bahkan, pembangunannya tidak akan dilakukan secara bertahap, karena keenam jaringan jalan tersebut saling berkaitan sehingga pembangunannya pun dilakukan secara serentak.

Saya bilang, kamu tidak boleh bangun dua jalan tol saja. Kamu bangun semuanya, yang rugi pun juga harus kamu bangun

Dikatakan pria yang akrab disapa Ahok itu, dirinya memaksa pengembang untuk langsung membangun keenam ruas jalan tol tersebut. Karena jika hanya dua jalan yang dibangun pada tahap pertama sebagaimana kesepakatan awal, maka jaringan jalan tidak akan terbentuk. "Saya bilang, kamu tidak boleh bangun dua jalan tol saja. Kamu bangun semuanya, yang rugi pun juga harus kamu bangun," kata Ahok, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (20/8).

Menurut Basuki, dari enam ruas jalan tol yang direncanakan, memang hanya ada dua saja yang mendatangkan keuntungan. Karena kedua ruas tersebut merupakan jalur distribusi barang yang dianggap menguntungkan. Kedua ruas tersebut yakni Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang. Sementara yang empat rute lainnya dianggap kurang menguntungkan. Sehingga pengembang hanya memilih untuk membangun dua ruas terlebih dahulu.

Ahok Heran dengan Penolakan Enam Ruas Jalan Tol

Namun jika dilakukan bertahap, Ahok khawatir, ke depan empat rute lainnya justru tidak akan dibangun. Hal itulah yang dihindari olehnya, sehingga pengembang dipaksa untuk membangun enam ruas sekaligus dalam jangka waktu tiga tahun.

"Dua jalur itu penting, karena memindahkan peti kemas dari Banten ke Tanjung Priok, ini sepakat semua (dibangun). Itu yang disenangi sama investor, karena ini dagingnya. Yang 4 ini justru sepi dong, makanya mereka tidak mau bangun empat ini," ucapnya.

Selain  itu, lanjut Mantan Bupati Belitung Timur itu, pihak pengembang telah menjanjikan menyediakan jalur khusus Transjakarta. Sehingga jika hanya dua rute saja, maka dipastikan tidak ada penumpang. Karena hanya menghubungkan Banten-Tanjung Priok saja.

"Kalau bangun dua jalur, bus siapa yang mau naik dari Banten ke Tanjung Priok. Saya ingin bus Transjakarta saya juga terurai dong. Makanya saya paksa dia bangun enam. Saya dapatnya enam ruas bus Transjakarta dan enam ruas jalan alternatif baru," tegasnya.

Basuki pun mengancam jika pengembang tidak mau dengan syarat yang diajukan maka dirinya akan mencabut semua perizinannya. "Saya ancam kalau kamu tidak mau sekaligus 3 tahun enam jalur, saya cabut semua," katanya.

Sebelumnya proyek pembangunan 6 ruas tol dalam kota ini dibagi menjadi 4 tahap dan direncanakan selesai pada 2022. Tahap pertama, ruas Semanan-Sunter sepanjang 20,23 kilometer dengan nilai investasi Rp 9,76 triliun dan koridor Sunter-Pulogebang sepanjang 9,44 kilometer senilai Rp 7,37 triliun.

Untuk tahap ke-2, Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 12,65 kilometer dengan nilai investasi Rp 5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,60 kilometer senilai Rp 6,95 triliun. Tahap ke-3, koridor Ulujami-Tanah Abang dengan panjang 8,70 kilometer dan nilai investasi Rp 4,25 triliun. Terakhir, Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,15 kilometer dengan investasi Rp 5,71 triliun.

Total panjang ruas 6 tol dalam kota tersebut 69,77 kilometer. Jika telah selesai, ke-6 ruas tol tersebut akan menjadi satu dengan tol lingkar luar milik PT Jakarta Tollroad Development, tapi dengan tarif terpisah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye6185 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1773 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1136 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1130 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1008 personFakhrizal Fakhri